Live forever?

Kalau bisa hidup selamanya, abadi, maukah kau?

Kalau hidup selamanya, tetap pada usia sekarang, bersama orang-orang di sekitar saya saat ini, bisa tetap mengejar mimpi-mimpi, dengan kata lain menghentikan waktu untuk stay young forever, ya saya mau.

Tapi dengan begitu jadi ngga bisa nambah usia, ngga ada yang berubah.

Atau kalau hidup selamanya, dengan waktu yang terus berjalan tapi sendiri. Karena yang lain udah pada pergi. Sendirian selamanya, merasakan ditinggalin terus.

Saya bersyukur seandainya dikasih umur panjang. Tapi kalau saatnya tiba, pasti saya akan pergi juga. Because that’s life. Ada yang datang dan pergi. Terus seperti itu. Ngga ada yang abadi.

Hidup selamanya sampai hari kiamat? eerrr… I don’t think so…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s