Perfect taste

Orang-orang di rumah bilang cita rasa makanan dan minuman buatan saya, atau makanan dan minuman yang saya beli rasanya pasti aneh. Well, ngga aneh sih sebenernya. Cuma berbeda selera saya sama yang lain.

Telur dadar buatan saya, rasanya biasanya selalu plain. Karena garam yang dikasih cuma sedikit dan ngga pake vetsin. Teh, sirup, minuman apapun itu, ngga pernah terlalu manis. Malah menurut Ibu saya kalau minum teh yang saya bikin pasti selalu dibilang anyep. “Begini kok dibilang udah manis,” protesnya. Bahkan ibu-ibu pemilik warung yang jualan di depan gudang lama-lama merhatiin kalo minuman ringan rasa buah yang selalu saya pesan pasti ngga pernah diaduk, karena ya menurut saya udah manis.

Selera masing-masing kan pasti beda. Seperti Bapak, menurut saya rasa asin atau manis dalam makanan dan minuman buatan Bapak itu lebay banget. Apalagi kalo stok gula sama garam di rumah lagi banyak. Beuh, ngga kira-kira deh… T_T

3 thoughts on “Perfect taste

  1. Haha, setuju nih, yang manis – manis itu gak baik buat kesehatan! *tiba – tiba bikin statement sendiri*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s