Ruined lunch

Dear Hanik,

Hari ini aku kesel banget. Dan untuk yang satu ini aku ngga bisa tahan kalo ngga diomongin.

Hari ini aku ngga bawa bekal makan siang. Ngga ada makanan di rumah tadi. Aku masih baru di tempat ini. Dan disekitar sini ngga ada warung yang deket kantor. Jadi aku cuma bawa sebungkus mie gelas dari rumah, berharap bisa menahan rasa lapar di siang hari.

Tibalah saat makan siang. Air galon di dispenser udah hampir habis. Tapi masih cukup kalau mau buat mie segelas aja. Karena dispenser tadinya mati aku nyalain lagi. Aku tinggal bentar lima menit doang. Dan pas aku balik, dispensernya udah MATI dan airnya LUDES.

Ooohh rasanya pengen banget teriak sekenceng-kencengnya.

Aku tahu itu cuma segelas air. Sepele. Tapi kenapa oh kenapa? Aku yang begitu butuh air itu, aku yang nungguin air jadi panas sambil nahan lapar, tapi orang lain malah minum itu air??? Ya, aku kesel, pake banget… hiks…

Solusinya? A: Isi ulang itu air galon. B: Keluar cari warung makan.

Sudahlah, yang jelas semonga yang seperti ini ngga pernah terulang lagi. Lain kali mohon ingatkan aku buat berusaha sebisa mungkin membawa bekal makan siang dari rumah. Bagaimana pun caranya. Will you? Makasih…

-Hanik-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s