Laughter

Pernah mendengar suara saya tertawa? Teman-teman sama orang di rumah sering bilang kalau suara ketawa saya itu mirip mak lampir, nenek sihir, etc. Mereka jahat… Tapi mereka jujur kok… 😦

Well, walo membandingkan suara tertawa saya dengan mak lampir dan nenek sihir itu sebenernya agak lebay.

Saya kalau tertawa ya tertawa. Lepas. Suaranya kenceng. Susah ngeremnya. Kalau digambarkan melalui tulisan seperti ini, “Hahahahaha…” *kok jadi inget Bellatrix Lestrange ya?*

Oh iya, ada satu lagi temen saya bilang tertawa saya itu mirip kuntil anak. Saya kalau tertawa depan dia rada jaim sih ya, jadi suara yang keluar bunyinya: “Hihihihihi…” Ngga heran lah dia kepikiran sama kuntil anak tiap kali lihat denger saya tertawa.

Saya tertawa cuma kalau lagi seneng atau nonton film lucu atau lagi baca cerita lucu. Sumpah, saya ngga pernah kok ketawa sendirian di pinggir jalan. *garing mampus*

Suara tertawa saya saking kerasnya itu sering bikin Feri kebangun pas dia tidur waktu masih bayi dulu. Bayi kan kalau tidurnya keganggu kan suka nangis ya? Jadilah saya dimarahin sama Ibu.

Ngomongin tentang Feri, saya juga seneng denger suara dia tertawa. Apalagi kalau lagi ketawa ngakak gitu. Nggemesin banget… huhuhu…

Btw, kenapa ngga pernah ada yang berpendapat kalau saya ini nggemesin ya kalau lagi ketawa? *ditendang-jauh2*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s