Sinetron oh sinetron…

Sebagai seseorang yang begitu tergila-gila sama drama Korea, kadang saya ngerasa ngga enak sama sinetron Indonesia. Merasa bersalah gitu karena ngga suka. Gimana ya? Produksi orang sono saya suka, tapi produksi dalam negeri ngga bisa suka.

Jadi pengen membandingkan…

Para Pemain
Yang nongol di drama dan sinetron itu udah pasti orangnya cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Selalu enak dipandang mata. Dengan akting mulai dari yang ancur, biasa aja, sampai yang bagus banget semua ada. Di sini dan di sana sama saja menurut saya.

Premis Cerita
Drama Korea ceritanya juga banyak yang pasaran kok. Mulai dari si kaya yang jatuh cinta sama si miskin, trus ada kisah cinta melo yang tragis juga sampe di akhir cerita maut terpaksa memisahkan *halagh*. But there’s always something new dalam setiap drama yang dibuat. Jadi ngga gampang bosen. Eh, romcom yang lucu-lucu juga banyak kok!

Dan umumnya cerita di sini… Si orang kaya itu jahat minta ampun. Si miskin hatinya teramat mulia sekali, sampe udah dihina kaya apa juga tetep baik. Trus ada yang mati eh hidup lagi, ato ngga gitu muncul kembarannya. Frustrating. Kalo mati ya mati ajah…!!

Dan biasanya saking banyaknya episode, ceritanya jadi ngga sama kaya pas di awal tayang. Jadi ngga konsisten. Setuju ngga sih? Ato perasaan saya aja nih… Hehe…

Episode
Drama Korea dengan jumlah episode paling banyak yang pernah saya tonton sampe habis itu Jewel In The Palace sama Queen Seondeok. Memang, di sana juga ada drama yang episodenya lebih banyak. Tapi rata-rata itu satu drama cuma 18-25 episode. Setiap berapa bulan pasti udah ganti judul baru. Dan satu judul drama tayangnya ngga setiap hari, tapi cuma 2 kali dalam seminggu. Gimana mau bosen? Hihihi…

Sinetron–jelas saya ogah nonton acara yang ngga jelas kapan endingnya…

Segitu dulu lah perbandingannya…

Balik ke rasa cinta pada sinetron. Jujur, saya INGIN sekali mencintai sinetron di Indonesia. Saya iri sama pemilik blog satu ini nih. Dia suka drama Korea juga. Warga Amerika keturunan Korea. Di rekap yang dia tulis, bukan cuma seputar drama dan pemainnya aja. Dia juga nulis tentang pop culture Korea. Seolah dia nunjukin rasa bangganya gitu akan drama Korea.

Saya juga ingin, suatu hari nanti ada sinetron yang ceritanya bukan cuma tentang rebutan warisan atau tentang saling menjatuhkan satu sama lain. Masih banyak kan sisi positif lain yang bisa ditonjolkan…

Kenapa? Ngga menjual gitu ceritanya? Terserah loe deh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s